Inilah Penyebab Banyak Sarjana Menjadi Pengangguran

In News

Mahasiswa merupakan julukan bagi anak didik di bangku perkuliahan, terdiri dari dua kata yaitu maha dan siswa. Kalau ditanya apakah kalian inggin kuliah? Pasti sebagian besar menjawab inggin. Karena dngan kuliah orang bisa mendapat ilmu yang lebih dari pada saat masih duduk di bangku SMA. Hal lain yaitu, dengan kuliah kita dapat memiliki kepribadian yang lebih matang karena didalam perkuliahan sietap mahasiswa diberlakuka mandiri.

Namun tidak semua orang bisa merasakan pendidikan di bangku perkuliahan, banyak faktor yang menyebabkan orang tidak dapat kuliah:

1. Keterbatasan biaya

2. Usia

3. Nilai yang rendah / tidak lolos ujian

4. dan masih banyak lainnya.

Setelah lulus kuliah, banyak sekali orang yang menjadi suskes, menjadi kaya, dapat bekerja dibidang yang digelutinya sesuai dengan ilmu yang didalami ketika kuliah dulu. Namun, banyak juga mahasiswa yang setelah lulus bekerja tidak sesuai dengan kemampuan atau ilmu yang ipelajari ketika kuliah. Hal ini banyak terjadi karena:

1. Kuliah Hanya Untuk Gaya Hidup

Agar terlihat keren banyak orang mendaftar di bangku perkuliahan, karena dengan kuliah seseorang dapat menyandang gelar mahasiswa, mempunyai komunitas yang banyak, dan nantinya akan menyandang gelar sarjana jika sudah lulus. Namun diluar itu, banyak juga pada saat didalam perkuliahan tida tahu bahkan tidak mau tahu dengan apa yang ada diperkuliahan, jika ada tugas nyontek, ulangan nyontek, skripsi minta bantuan orang. Hasilnya setelah lulus juga tidak mempunyai kemampuan apa-apa.

2. Paksaan Orang Tua

Mau kuliah karena paksaan orang tua, sedangkan anak dipaksakan harus mematuhi perintah orang tua tersebut. Orang tua yang kaya atau mempunyai jabatan akan malu jika anaknya tidak kuliah (pandangan yang salah). Kadang orang tua terlalu opsesi dengan suatu jabatan (misal: anak saya harus menadi dokter). Dari paksaan-paksaan tersebut yang sebenarnya menjadi beban seorang anak ketika diperkuliahan, sehingga apa yang di ajarkan dosen anak sudah tidak mau menerimanya.

3. Ikut-ikut Teman

Karena banyak teman yang daftar kuliah, maka ikutlah daftar kuliah agar tidak malu dengan teman yang lain. Yang paling parah lagi yaitu jurusan yang diambil adalah jurusan yang sama atau ikut-ikutan temannya, padahal dirinya sebenarnya tidak mampu / tidak suka dengan apa yang diambil temannya. Ikut-ikutan dengan tujuan kalau kuliah ada teman yang bisa diajak kesana-kemari. Dari tujuan yang salah tersebut, juga mengakibatkan gagal fokus, akibatnya tidak maksimal dalam melaksanakan kuliah.

Hal ini yang perlu diperhatikan, agar tidak salah dalam mengambil langkah. Biaya kuliah yang mahal jangan disia-siakan hanya karena hal-hal seperti di atas. Jika memang sudah tidak mampu untuk kuliah, atau sudah ingin memutuskan untuk kerja ya sudah tinggal cari kerja.
Banyak juga orang yang tidak kuliah namun suksus dibidang yang digelutinya. Justru orang yang tidak kuliah banyak juga yang menjadi pengusaha, ya terlepas usahanya kecil-kecilan atau besar itu beda-beda tergantung keuletan dan bakat. Mungkin karena dengan ijazah SMA yang susah untuk mencari kerja kemudian orang memutuskan untuk usaha sendiri (berdikari) sehingga banyak orang yang tidak kuliah pun menjadi wiraswasta.
Kuliah atau tidak itu buka penentu kesuksesan, kuliah hanyalah jembatan untuk mendapatkan atau menciptakan pekerjaan. Justru kesuksesan pasti diraih dengan kegigihan dan keuletan. Siapa yang mau berusaha disitulah keberhasilan akan menanti.

Tags: #banyaknya mahasiswa salah jurusan #faktor pendidikan #sarjana pengangguran

Info Gempa 23 Januari 2018
Info Pusat Gempa 23 Januari 2018 Berdasarkan
Pengumuman Hasil PLPG ulang 2 Tahun 2017
Pengumuman Hasil PLPG ulang 2 Tahun 2017
Pengumuman PLPG 2017 Mungkin ini lah yang
Hasil UTN 2017
Hasil UTN 2017
Pengumuman Hasil UTN Ulang 2 Tahun 2017
Pengumuman Hasil UKG Ulang 2 Tahun 2017 Lengkap
Pengumuman Hasil UKG Ulang 2 Tahun 2017 Lengkap
Pengumuman Hasil UKG Ulang 2 Tahun 2017
Must read×

Top
√ó